UJE

Posted by A.pro on

Ustadz Jefri Albuchori memang sudah tiada dan sudah kita ketahui bersama, tetapi yang menjadi fenomena adalah bagaimana seorang uje begitu di cintai bukan hanya para jamaah dan penggemarnya, ramadhan kali ini pun suara UJE terdengar dimana-mana, seperti sosok ini masih ada di antara umat.
Memang tidaklah mudah untuk menhjadi seorang ustadz yang menjadi panutan masyarakat, seakan haruslah manusia yang sempurna dan tidak ada cela sedikitpun di mata masyarakat, oraang seperti tidak memberi ruang sedikitpun bahawa seorang dai atau ulama tetaplah manusia biasa.

Inilah yang beda yang di perlihatkan seorang UJE semasa hidupnya, dia tampil apa adanya, dia tidak menutupi kekurangannya sekalipun, dia bergaul dengan semua kalangan, bahkan dengan yang agak jauh dengan kehidupan agamis seperti dunia seniman dan selebritis.

untuk orang yang tidak begitu memperhatikan kiprahnya pun pada ramadhan kali ini menjadi sedikit tersentuh kesadarannya mendengar bahana suaranya di bulan ramadhan ini bahwa sosok yang di cintai ini sudah tiada.

Banyak pelajaran yang kita dapat dari kehidupan seorang UJE, bahwa untuk di gemari dan di cintai masayarakat kita tidak harus menjadi manusia penuh hipokrit, berkarya tanpa memikirkan hasil akhir yang penting mempunyai niat yang baik, dan memperlakukan orang dari semua golongan dengan sikap yang sama tanpa berlebihan.

Pandangan ini adalah dari seorang yang tidak begitu memperhatikan kiprah UJE sebelum wafat, tapi sangat kagum dengan sifat ketauladanan yang beliau tampilkan.

Previous
« Prev Post

No comments:

Post a Comment