Mudahnya Berganti muka Di Negeri ini
Politikus kebanyakan di Indonesia adalah politikus pragmatis yang sama sekali tidak mempunyai ideologi, mereka kadang seperti bunglon yang dengan cepat dapat berubah keyakinan politiknya seketika saja, tak kala berada di pihak yang menguntungkan maka akan mati Matian dengan argumen dangkal dan gak berkualitas membela hak nya yang kadang absurd .

Berpindah partai pun hal yang biasa, ini memang khas politik Indonesia, kemaren mencaci hari ini memuji, kemarin benci setengah mati, hari ini menjilat sampai bersih. Lucunya yang model politikus seperti ini banyak dan dapat terpilih berkali kali, entah yang pilih tidak perduli atau bodoh apa memang menyukai tokoh antagonis seperti di sinetron lokal yang tiap hari kita telan.
Kebutuhan pokok yang mahal dan biaya hidup yang semakin sulit pun tidak membuat sadar rakyat yang selalu di bohongi dan di khianati, mungkin menikmati penderitaan yang jika terbiasa menjadi nikmat kehidupan.
Perkembangan kedepannya sepertinya akan sama saja, badut badut bermuka tebal siap di pilih kembali dan berkuasa lebih lama, rakyat terbiasa menyerahkan lehernya untuk di sembelih kapan saja, dan bahkan ada yang siap mati membela durjana pemeras itu.
Mulut manusia memang terbatas tapi nafsu lah yang membuat semua halal untuk di mangsa sesuka hati, benar lah kata prof Salim, cuma Indonesia yang orangnya tidak takut sama Tuhan, apapun menjadi Syah jika sudah menyangkut kekuasaan dan harta untuk di bawa mati.
No comments:
Post a Comment